WAJAH CANTIK TAK BUTUH PISAU BEDAH

#1

Dalam dunia yang sibuk mengejar “sempurna”, banyak wanita tergoda mengubah ciptaan Allah demi pujian manusia. Operasi plastik untuk mempercantik diri, bukan untuk mengobati cacat atau luka, adalah perbuatan yang dilarang dalam Islam alias HARAM hukumnya, karena mengubah ciptaan Allah yang telah sempurna dalam hikmah-Nya.

قال الله تعالى:
“وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللَّهِ”


“Dan sungguh akan aku perintahkan mereka (kata setan), lalu mereka benar-benar akan mengubah ciptaan Allah.”
(QS. An-Nisa’: 119)

Nabi shallallahu ‘alayhi wa sallam juga bersabda :

“لَعَنَ اللَّهُ الْوَاشِمَاتِ وَالْمُسْتَوْشِمَاتِ وَالْمُتَنَمِّصَاتِ وَالْمُتَفَلِّجَاتِ لِلْحُسْنِ، الْمُغَيِّرَاتِ خَلْقَ اللَّهِ”

“Allah melaknat wanita yang membuat tato, mencabut alis, merenggangkan gigi untuk kecantikan, yang mengubah ciptaan Allah.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Kecantikan sejati bukan di wajah yang diubah, tapi di hati yang tunduk kepada Allah.
Setiap guratan wajah adalah tanda perjalanan hidup bukan kekurangan, tapi cerita kehidupan yang tlah dilewati tertulis dengan penuh kasih dalam guratan wajah

Banyak penelitian menunjukkan bahwa operasi plastik hanya memberi “kecantikan sementara”, namun sering meninggalkan kerusakan psikologis permanen: rasa tidak pernah puas, rendah diri, dan ketergantungan pada penampilan semu.

Maka, wahai Muslima,
Banggalah dengan ciptaan Allah ta’ala yang unik padamu dan bersyukurlah
Karena tidak ada wajah yang salah, kecuali hati yang tidak ridha kepada Penciptanya.

oleh. Dr. Erwinda Zakaria, Lc, M.H.I, M.A

Palangka Raya , 22 Jumadil Awal 1447H